Kamis, 04 Desember 2014
Tali pusar pada saat kehamilan
Plasenta atau ari-ari merupakan sebuah organ yang sangat luar biasa, dan hanya sedikit ibu yang pernah melihatnya. Mereka tahu keberadaannya namun hanya sebagian kecil yang menanyakan atau memperhatikan kumpulan jaringan pendukung utama kehidupan bayi di dalam rahim. Plasenta terdiri dari 200 lebih pembuluh dan vena halus, berbentuk mirip gumpalan hati mentah.
Permukaan maternal yang menempel pada rahim, tampak kasar dan berongga. Warnanya merah tua dan terbagi dalam 15-20 tonjolan cotyledon, yang merupakan villi atau tonjolan berbentuk jari. Permukaan fetus amat lembut, dengan tali pusar biasanya terdapat di bagian tengah. Bila tali pusar di bagian pinggir disebut battledore plasenta. Plasenta yang sudah dewasa, berbentuk seperti piringan datar. Beratnya sekitar 500 gram, diameternya 20 cm (8 inci) tebal bagian tengahnya 2,5 cm (1 inci). Ukuran dan berat plasenta disesuaikan dengan ukuran janin. Plasenta biasanya berada pada bagian atas rahim, tapi bila terdapat di bagian bawah, maka disebut Plasenta Previa.
Tali pusat yang berkualitas menentukan kecukupan nutrisi janin. Hal ini berdampak terhadap kualitas perkembangan bayi di seribu hari pertama kehidupan. Karenanya menjaga kualitas tali pusat menjadi penting, terutama mencegah agar tidak terlalu kurus atau pendek.
Dalam keadaan normal, tali pusat yang mengkilap dan berwarna kebiruan memiliki ketebalan 12 mm. Panjang tali pusat berkisar 7,5-200 cm, dengan ukuran rata-rata 50 cm.
Tali pusat terlalu kurus atau memiliki ketebalan kurang dari 12 mm bisa mengganggu asupan ke tubuh janin. Dalam kondisi terparah, janin bisa saja meninggal dalam kandungan akibat malnutrisi.
Calon ibu bisa menghindari kondisi tali pusat yang terlalu kurus dengan memerhatikan asupan makanan sebelum hamil. Calon ibu harus mengonsumsi gizi mikro dan makro dalam jumlah seimbang, dan semaksimal mungkin menghindari asupan yang minim nutrisi. Asupan inilah yang digunakan untuk membangun tubuh bayi termasuk tali pusat.
Kecukupan gizi ibu seolah menjadi deposito bagi kehidupan bayi di seribu hari pertama. Deposito inilah yang menentukan kualitas generasi penerus. Bila ada salah satu yang tidak terpenuhi, mungkin saja anak memiliki organ lengkap namun ber-IQ buruk.
Bagi wanita yang ingin hamil,konsumsi susu khusus calon ibu hamil. Hal ini dikarenakan dalam susu tersebut ada kandungan tambahan, seperti asam folat dan protein, yang dibutuhkan janin di awal perkembangannya. Asupan ini menjamin kecukupan nutrisi bagi janin bila ibu tidak menyadari kehamilannya.
Selain menjaga ketebalan tali pusat, panjang tali pusat juga perlu menjadi perhatian. Tali pusat terlalu pendek dapat menyulitkan kelahiran seorang bayi. Sebaliknya, jika terlalu panjang dapat jatuh ke ruang vagina mendahului kepala bayi. Tali yang panjang cenderung melilit tubuh bayi, dah bahaya muncul bila lilitannya terlalu kencang. Agenalkes.com
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar